Tangerang, TERBITHARIAN.COM – Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda Ansor Kecamatan Karawaci sukses menyelenggarakan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) yang ke-2 dengan tema “Mandiri dan Berkontribusi”. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, dimulai pada Jumat (29/8) hingga Minggu (31/8), dan bertempat di Musholah Ponpes Daarul Irfan, Kelurahan Margasari, Kecamatan Karawaci. Jumat, 29 Agustus 2025.
PKD ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai ranting di wilayah Karawaci. Tujuannya adalah untuk membekali para calon kader dengan wawasan keorganisasian, kepemimpinan, serta semangat kebangsaan yang kuat, sejalan dengan nilai-nilai yang dipegang GP Ansor dan Nahdlatul Ulama.
Muhammad Nur Iskandar Selaku Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Karawaci, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen organisasi dalam mencetak kader yang tangguh dan siap menghadapi tantangan zaman.
Dalam kegiatan Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) ini ingin mencetak kader yang militan yang mandiri dan berkontribusi untuk wilayah masing-masing terutama di Kecamatan Karawaci Kota Tangerang,” ujarnya Nur Iskandar.
Budi Gunawan Selaku Ketua Panpel dalam sambutannya menyampaikan “Semoga calon peserta PKD Kecamatan Karawaci, setelah selesai pengkaderan menjadi kader Ansor yang dapat memberikan kontribusi dan kemandirian untuk kemaslahatan umat, masyarakat dan Keluarga,” ucapnya Budi Gunawan.
H. Midyani, SH. M.Kn, dalam sambutannya menegaskan untuk semua Ansor Banser se-Kota Tangerang untuk selalu mengikuti untruksi dan selalu satu komando “Pelatikan PKD ini adalah bagian dari penguatan akhlakul karimah. Kami tidak hanya mencetak pemimpin, tapi membentuk pribadi yang berintegritas dan berakidah kuat. Ini bukan soal kuantitas, tapi kualitas. Lebih baik sedikit tapi militan dan paham arah perjuangan,” ujarnya Gus Midyani.
“Instruktur PKD harus punya sanad keilmuan dan keorganisasian yang jelas. Materi wajib sesuai kurikulum dan tidak boleh menyimpang. Ini bukan acara seremonial, tapi proses ideologisasi dan kaderisasi yang bersanad ke NU,” tegasnya H. Midyani.
“Karena Ansor adalah masa depan NU, peran Gerakan Pemuda Ansor (GP Ansor) sebagai badan otonom NU yang membina dan mempersiapkan kader-kader muda penerus perjuangan organisasi, Kami ingin menciptakan kader yang mandiri secara pemikiran, ekonomi, dan spiritual, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, karena Ansor adal,” tutupnya H. Midyani.
Selama tiga hari pelatihan, peserta akan dibekali berbagai materi seperti ke-NU-an, ke-Ansor-an, wawasan kebangsaan, kepemimpinan, serta pelatihan dasar baris-berbaris dan kedisiplinan. Acara juga diisi oleh para narasumber berpengalaman dan instruktur PKD mempunyai sanad keilmuan dan keorganisasian yang jelas.
Kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk H. Midyani, SH. M.Kn, Ketua PC GP Anshor Kota Tangerang, Sekjen PC Maftukhul Mujib, SH, Drs. KH. Dedi Mafpudin Ketua PCNU, Rois Syuriyah MWCNU Kecamatan Karawaci, Ketua Tanfidiziyah Karawaci, Dr. Imam Rahmaddani, SH. MH, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Tangerang, Lurah Margasari Doni Hermawan, Damiri Kanit Intel, Bhabinkamtibmas Sigit Sudibyo, Ketua KNPI dan Ustad Edi Suaedi.
Penutupan PKD berlangsung khidmat dengan prosesi pelantikan peserta sebagai kader resmi GP Ansor. Harapannya, mereka dapat menjadi penggerak perubahan positif di tengah masyarakat Karawaci dan sekitarnya. Dalam membangun bangsa melalui organisasi dan PKD ini bukan acara seremonial, tapi proses ideologisasi dan kaderisasi yang bersanad ke NU.