Kota Tangerang, TERBITHARIAN.COM – Aktivis Tangerang, Fahrizal, mengecam keras penganiayaan yang dialami seorang kader Barisan Ansor Serbaguna (Banser) bernama Rida usai menghadiri pengajian yang menghadirkan Habib Bahar bin Smith di Kota Tangerang. Fahrizal menuntut agar Kapolres Metro Tangerang Kota dan jajarannya bertindak tegas menangkap pelaku penganiayaan tersebut.
Dalam pernyataannya, Fahrizal menegaskan bahwa tindakan tegas aparat kepolisian penting demi menjaga kondusivitas kota. “Karena jika pelaku tidak ditindak tegas, maka sampai kapanpun Kota Tangerang tidak akan kondusif apabila pelakunya belum tertangkap,” kata Fahrizal, Kamis, September 2025.
Fahrizal juga memberi peringatan: apabila Polres Metro Tangerang Kota dinilai gagal atau belum mengambil langkah tegas untuk menangkap pelaku, ia dan pihak-pihak pendukungnya siap turun ke jalan untuk menuntut keadilan. “Bahkan jika Polres Metro Tangerang Kota sendiri belum sanggup menindak tegas dan menangkap pelaku, terpaksa saya akan menggunakan cara aktivis,” ujarnya.
Pernyataan Fahrizal muncul di tengah sorotan publik terhadap kasus penganiayaan yang dialami Rida. Hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian Polres Metro Tangerang Kota mengenai perkembangan penyelidikan atau langkah penindakan terhadap pelaku.
Kasus ini berpotensi memicu aksi massa jika tuntutan penegakan hukum tidak segera ditindaklanjuti. Pengamat keamanan setempat menilai, komunikasi yang transparan dan langkah cepat dari aparat penegak hukum diperlukan untuk meredam potensi eskalasi dan menjaga stabilitas wilayah.






