Makkah Al-Mukarramah, TERBITHARIAN.com – Kebanggaan besar kembali hadir bagi civitas akademika Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang. Salah satu alumninya, Muhamad Efendi, kini dipercaya menjadi Imam di Masjid Abu Bakar Al-Aziziyah, Makkah Al-Mukarramah, Arab Saudi. Sabtu, 15 November 2025.

Kabar membahagiakan ini disampaikan langsung oleh Ketua STISNU Nusantara Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, MA.Hum., saat melaksanakan ibadah umrah sekaligus bersilaturahim dengan Efendi di Kota Suci Makkah, dalam rangkaian kunjungan kerja ke Mesir dan Timur Tengah.
Dalam pertemuan penuh kehangatan tersebut, Dr. Qustulani menyampaikan rasa bangga atas capaian Efendi yang dinilai menjadi bukti konkret bahwa kader-kader STISNU mampu berkiprah secara global.
“Saudara Muhamad Efendi adalah inspirasi bagi seluruh mahasiswa STISNU. Prestasinya menjadi Imam di Makkah merupakan anugerah sekaligus bukti bahwa belajar dengan sungguh-sungguh dan menjaga akhlak akan membuka pintu kesempatan dari Allah. Saya berharap Efendi dapat melanjutkan studi hingga S2 bahkan S3 di sini,” ujarnya.
Ketua STISNU itu juga menegaskan bahwa belajar bisa dilakukan di mana saja, namun identitas keilmuan dan keislaman ala Nahdlatul Ulama harus tetap menjadi pijakan.
“Belajar tidak harus menjadikan kita Arab. Kita tetap dengan Islam Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah. Semakin banyak kita membaca, semakin luas ruang informasi dan kebenaran yang kita temukan,” tambahnya.
Wakil Ketua 3 STISNU, Dr. KH. Mahrusillah, turut memberikan wejangan keilmuan serta materi-materi penting untuk terus didiskusikan dan dikembangkan oleh para mahasiswa maupun alumni.
Sementara itu, Muhamad Efendi mengungkapkan rasa syukurnya atas perjalanan hidup dan pendidikannya di STISNU.
“Saya bangga menjadi mahasiswa dan alumni STISNU. Ilmu yang saya dapatkan menjadi bekal berharga hingga saya bisa diterima dan dipercaya di Saudi. Saat ini saya masih menjadi wakil imam di Masjid Abu Bakar, dan sedang melanjutkan studi di Kuliyyatul Haram, jurusan Aqidah, yang berlokasi di Masjidil Haram,” jelas Efendi dengan haru.
Prestasi ini menambah deretan alumni STISNU yang berkiprah di kancah internasional. Dr. Qustulani menegaskan bahwa Efendi adalah cerminan dari cita-cita besar STISNU: membangun generasi santri yang berilmu, berakhlak, dan berdaya saing global.
Dengan torehan ini, STISNU Nusantara Tangerang semakin meneguhkan diri sebagai kampus pengkaderan santri yang mampu melahirkan pemimpin dan ulama masa depan yang mengharumkan nama bangsa dan Jam’iyyah.






