APTMRI Resmi Jadi Anggota Luar Biasa APRINDO, Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri Ritel

Jakarta, TERBITHARIAN.COM — Asosiasi Perguruan Tinggi Manajemen Retail Indonesia (APTMRI) resmi bergabung sebagai Anggota Luar Biasa Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO). Pengakuan tersebut ditandai dengan penyerahan Sertifikat Keanggotaan dalam agenda APRINDO Energy Sync 2026 yang digelar di The Grand Padel, Pulomas, Jakarta. Senin, 19 Januari 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Selaras dalam Arah, Kuat dalam Kolaborasi” ini menjadi wadah strategis APRINDO dalam mempererat sinergi lintas sektor guna membangun ekosistem ritel nasional yang berdaya saing, berkelanjutan, serta adaptif terhadap perubahan dan tantangan masa depan.

Agenda ini dihadiri oleh sejumlah tokoh strategis nasional, di antaranya Deputi III Badan Pangan Nasional, perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, serta Direktur Bina Usaha Kementerian Perdagangan Republik Indonesia. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung penguatan sektor ritel dan perdagangan nasional.

Penyerahan sertifikat keanggotaan kepada APTMRI dilakukan secara simbolis sebagai bagian dari rangkaian resmi APRINDO Energy Sync 2026. Sertifikat ini menjadi bentuk pengakuan atas peran aktif APTMRI dalam pengembangan sumber daya manusia ritel, penguatan inovasi pendidikan, serta kolaborasi strategis antara dunia akademik dan industri.

Ketua Umum APTMRI, Dr. Mochamad Heru Riza Chakim, yang juga merupakan staf ahli Universitas Raharja, menyampaikan bahwa keanggotaan ini merupakan momentum penting bagi APTMRI untuk memperluas peran perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan nyata industri ritel.

“Keanggotaan APTMRI sebagai Anggota Luar Biasa APRINDO merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan kurikulum, riset, dan pengembangan talenta ritel dengan dinamika industri serta arah kebijakan nasional,” ujar Heru.

Ia menambahkan bahwa tantangan ritel ke depan menuntut kesiapan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga adaptif terhadap transformasi digital, perubahan perilaku konsumen, serta tuntutan keberlanjutan.

“APTMRI berkomitmen mendorong perguruan tinggi agar lebih responsif terhadap kebutuhan industri. Melalui kolaborasi dengan APRINDO, kami ingin memastikan lulusan perguruan tinggi memiliki kompetensi yang aplikatif, berdaya saing global, dan siap berkontribusi langsung bagi pertumbuhan sektor ritel nasional,” tambahnya.

Menurut Heru, APTMRI siap menjadi jembatan kolaborasi antara dunia pendidikan tinggi, pelaku industri, dan pemerintah guna mendorong inovasi, peningkatan kualitas SDM, serta penguatan ekosistem ritel yang inklusif dan berkelanjutan.

Sementara itu, Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) melalui APRINDO Energy Sync 2026 menegaskan pentingnya konsolidasi internal organisasi serta penguatan kemitraan lintas sektor, termasuk dengan asosiasi pendidikan seperti APTMRI, sebagai bagian dari strategi jangka panjang membangun ritel Indonesia yang tangguh.

Dengan bergabungnya APTMRI sebagai Anggota Luar Biasa APRINDO, diharapkan sinergi antara akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah dapat semakin terintegrasi. Kolaborasi ini diyakini mampu menciptakan ekosistem ritel yang tidak hanya kuat secara bisnis, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *