Gelar International Business Course, Mahasiswa STISNU Dapat Pencerahan Bisnis Global Syariah

Tangerang, TERBITHARIAN.COM – Sekolah Tinggi Ilmu Syariah Nahdlatul Ulama (STISNU) Nusantara Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan mahasiswa yang siap kerja dan siap berwirausaha di level global melalui penyelenggaraan International Business Course bertema Global Islamic Business Strategy in the Modern Economy. Rabu, 24 Desember 2025.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber internasional, Mr. Bayram Inankac, pengusaha sukses asal Turki sekaligus Owner Elaf Grayfruit Travel Service, perusahaan travel yang bergerak di kawasan Eropa dan Timur Tengah. Dalam kuliah tamu tersebut, Mr. Bayram memberikan motivasi dan pencerahan kepada mahasiswa STISNU agar memiliki mimpi besar (big dreams) dan keberanian menembus pasar bisnis global melalui jalur usaha syariah, khususnya di sektor travel dan hospitality internasional.

“Mahasiswa STISNU harus berani bermimpi besar dan membangun masa depan melalui bisnis. Travel Eropa dan Timur Tengah adalah peluang nyata yang dapat membawa kesejahteraan jika ditekuni dengan serius dan profesional,” ujar Mr. Bayram di hadapan peserta.

Pada kesempatan yang sama, STISNU Nusantara Tangerang juga mencatatkan capaian penting, yakni sebanyak 62 mahasiswa STISNU resmi diterima sebagai mitra kerja bisnis di BMT Asia Koperasi Jasa Syariah. Penerimaan ini merupakan tindak lanjut konkret dari Nota Kesepahaman (MoU) kerja sama antara STISNU Nusantara Tangerang dan BMT Asia Koperasi Jasa Syariah.

Direktur BMT Asia Koperasi Jasa Syariah, H. Ahmad Riyadhi, menjelaskan bahwa mahasiswa akan dibekali melalui pelatihan terstruktur dan pendampingan berkelanjutan sebelum terjun langsung ke dunia kerja.

“Mahasiswa tidak langsung dilepas ke lapangan. Mereka akan mendapatkan pembekalan strategi bisnis, penguatan product knowledge, serta pemahaman etika kerja dalam sistem ekonomi syariah. Setelah itu, mereka siap bekerja secara profesional sebagai mitra bisnis,” jelasnya.

Ketua STISNU Nusantara Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, MA.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas terselenggaranya kegiatan dan terwujudnya kerja sama tersebut.

“Alhamdulillah, hari ini mahasiswa STISNU tidak hanya belajar teori di ruang kelas, tetapi mendapatkan akses nyata pada dunia kerja dan usaha. Kampus telah membuka ruang dan jembatan, tinggal bagaimana mahasiswa menindaklanjutinya dengan kesungguhan, kedisiplinan, dan semangat belajar,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi STISNU dalam mendorong kemandirian ekonomi mahasiswa, khususnya dari kalangan menengah ke bawah, tanpa harus menunggu lulus kuliah. Melalui pola ini, mahasiswa diharapkan mampu membangun pengalaman kerja, jejaring profesional, dan mental kewirausahaan sejak dini.

Lebih lanjut, kehadiran Mr. Bayram Inankac dinilai sebagai pembuka akses ekosistem bisnis global berbasis syariah bagi mahasiswa STISNU. Diketahui, jaringan Elaf Grayfruit Travel Service telah digunakan oleh banyak biro perjalanan di Indonesia, sehingga membuka peluang kolaborasi internasional di masa depan.

“Ini bukan sekadar penempatan kerja, tetapi ikhtiar membangun ekosistem bisnis global bagi mahasiswa STISNU agar siap bersaing di tingkat nasional dan internasional,” tambah Ketua STISNU.

Melalui kegiatan International Business Course dan kolaborasi strategis dengan mitra industri nasional dan internasional, STISNU Nusantara Tangerang menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi berbasis nilai-nilai keislaman dan kebangsaan yang berorientasi pada pemberdayaan, kemandirian ekonomi, dan masa depan mahasiswa.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *