Menjaga Tradisi, Menguatkan Silaturahmi: Halal Bihalal Scooterist dan Harlah ke-66 Lesbumi NU

Kota Tangerang, TERBITHARIAN.COM | Halal bihalal Majelis Scooterist yang digelar di Majelis Serat Jiwa, Cimone, Kota Tangerang, berlangsung penuh kehangatan dan kebersamaan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam mempererat tali silaturahmi antar komunitas, sekaligus wujud nyata kecintaan terhadap nilai-nilai tradisi dan kebudayaan. Jumat malam, 10 April 2026.

Acara ini juga dirangkaikan dengan syukuran Hari Lahir (Harlah) Lesbumi NU ke-66 tahun 1447 H. Dalam suasana khidmat dan penuh rasa syukur, para peserta memanjatkan doa untuk keberlangsungan serta kemajuan seni budaya bangsa.

H.M. Ade Sirojul Munir, Ketua Lesbumi Kabupaten Tangerang, dalam sambutannya menyampaikan harapan dan doa. Ia mengajak seluruh elemen komunitas untuk terus bersyukur atas bertambahnya usia Lesbumi dengan mempererat kebersamaan.

“Berdoa serta bersyukur atas bertambahnya usia yang ke-66 ini dengan menjalin erat semua komunitas. Kami berharap kesenian dan kebudayaan dapat terus terjaga dan terawat untuk generasi saat ini dan selanjutnya, serta menjunjung tinggi moral, bukan sekadar viral, dalam memajukan kesenian dan kebudayaan,” ungkapnya.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ust. Husein Sastranegara selaku pengajar, serta Bapak RW Arvan, seorang seniman dari kalangan komunitas Vespa yang juga merupakan inisiator Scooterist Sarungan di Festival Al-Azhom 2025 sekaligus Pengurus Besar Majelis Scooterist Serat Jiwa. Hadir pula anggota Ansor PAC Kecamatan Curug serta pengurus Lesbumi bidang fotografi, Kang Hermawan.

Syukuran yang berlangsung semalam berjalan dengan penuh kekhidmatan dan dihadiri sekitar 20 orang. Kegiatan ini juga disiarkan secara langsung melalui TikTok dan Facebook, mengingat Majelis Scooterist terhubung dengan divisi Bogor dan Bandung. Meski memiliki jadwal pengajian di hari yang berbeda, seluruh anggota tetap terhubung dalam syiar, menjalankan fastabiqul khoirot, serta saling menguatkan semangat persaudaraan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan, pelestarian budaya, serta nilai-nilai moral dapat terus tumbuh dan menjadi fondasi yang kuat bagi generasi mendatang.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *