JAKARTA UTARA, TERBITHARIAN.COM — Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia Prof. Brian Yuliarto, S.T., M.Eng., Ph.D. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya The 5th International Conference on Creative Communication and Innovative Technology (ICCIT) 2026 yang digelar oleh Asosiasi Dosen Indonesia (ADI) di Universitas Bunda Mulia, Ancol, Jakarta Utara, Kamis, 24 September 2026.
Melalui rekaman video yang disampaikan dalam rangkaian kegiatan ICCIT 2026, Prof. Brian menegaskan bahwa pendidikan tinggi, sains, dan teknologi memiliki peran strategis sebagai fondasi utama dalam mendorong kemajuan bangsa, terutama dalam perjalanan Indonesia menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Seiring Indonesia menuju Indonesia Emas 2045, pendidikan tinggi, sains, dan teknologi memiliki peran yang sangat penting dan menjadi fondasi utama dalam mendorong kemajuan bangsa,” ujar Prof. Brian.
Ia menyampaikan bahwa perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi harus diarahkan untuk menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kemajuan akademik tidak hanya diukur dari pencapaian riset, tetapi juga dari sejauh mana inovasi yang dihasilkan mampu memberikan kontribusi terhadap penyelesaian berbagai tantangan sosial dan pembangunan nasional.
“Tanggung jawab kita adalah memastikan bahwa berbagai kemajuan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” tambahnya.
Prof. Brian juga menekankan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun ekosistem inovasi yang kuat. Universitas, menurutnya, perlu terus memperkuat keterhubungan antara pendidikan, penelitian, dan inovasi agar mampu meningkatkan daya saing Indonesia di tingkat global.
“Untuk memperkuat daya saing Indonesia, universitas harus terus menghubungkan pendidikan, penelitian, dan inovasi,” ungkapnya.
ICCIT 2026 yang mengangkat tema “Orange Technology: Advancing Positive Computing Fostering Empathy and Well-Being for Societal Harmony” menjadi wadah kolaborasi internasional bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk membahas perkembangan teknologi kreatif yang berorientasi pada kemanusiaan, keberlanjutan, serta kesejahteraan sosial.
Penyelenggaraan konferensi ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Melalui forum internasional tersebut, para peserta berbagi hasil penelitian, gagasan inovatif, serta strategi pengembangan teknologi yang mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Apresiasi dari Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut menjadi penguatan bagi komunitas akademik untuk terus mendorong budaya riset dan inovasi sebagai bagian penting dalam pembangunan Indonesia menuju era transformasi digital dan Indonesia Emas 2045.







