Dies Natalis Universitas Raharja 27: Pengukuhan Guru Besar Bertepatan dengan Ulang Tahun ke-72, Soroti Peran Strategis AI

Tangerang, TERBITHARIAN.COM — Perayaan Dies Natalis Universitas Raharja tahun ini berlangsung istimewa dengan momen pengukuhan guru besar yang sarat makna. Acara tersebut semakin bersejarah karena bertepatan dengan hari ulang tahun ke-72 Prof. Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si., yang pada kesempatan yang sama resmi dikukuhkan sebagai guru besar. Minggu sore, 12 April 2026.

Momentum ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan akademik beliau, sekaligus simbol dedikasi panjang di dunia pendidikan dan penelitian. Dalam sambutannya, Prof. Po Abas Sunarya menyampaikan orasi ilmiah yang menyoroti pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di era teknologi 5.0.

Prof. Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si menegaskan bahwa transformasi teknologi, khususnya kecerdasan buatan, telah mengubah paradigma kepemimpinan dan perumusan kebijakan secara fundamental. 

“Jika dahulu kebijakan banyak bertumpu pada pengalaman dan intuisi, kini harus diperkuat dengan data, analisis teknologi, dan kecerdasan buatan agar lebih presisi dan berdampak. Pemimpin masa kini tidak hanya dituntut visioner, tetapi juga adaptif terhadap perubahan digital yang sangat cepat,” ujarnya Abas Sunarya.

Ia menjelaskan bahwa penelitiannya memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung kemajuan AI, yang kini menjadi fondasi penting dalam berbagai sektor kehidupan. Menurutnya, generasi milenial saat ini berada dalam lingkungan yang kaya akan informasi, di mana akses terhadap pengetahuan dapat dilakukan dengan mudah melalui teknologi digital.

Perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat telah membawa perubahan signifikan dalam pola kepemimpinan dan penyusunan kebijakan di era modern. Akses informasi yang kini terbuka luas, terutama bagi generasi milenial, menuntut para pemimpin untuk tidak hanya mengandalkan pengalaman, tetapi juga mampu beradaptasi dengan pendekatan berbasis data dan teknologi.

Prof. Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si menyampaikan bahwa perbedaan antara kepemimpinan masa lalu dan masa kini sangat terasa. 

“Di era sekarang, kemajuan IT yang dapat diakses secara bebas membuat pendekatan kepemimpinan lama hanya sebagian yang masih relevan untuk diadopsi. Pemimpin dituntut memiliki talenta di atas rata-rata, mampu memberikan teladan melalui rekam jejak yang nyata, serta didukung oleh kajian ilmiah yang transparan dan mudah dipahami. Namun di sisi lain, kemajuan teknologi dan kecerdasan buatan juga memunculkan tantangan baru, di mana banyak individu cenderung lebih memilih meniru daripada membangun solusi secara konseptual. Inilah yang menjadi pekerjaan rumah bagi pemimpin masa kini, untuk tetap menyeimbangkan antara pemanfaatan teknologi dan kemampuan berpikir kritis serta konseptual,” ungkapnya.

Acara pengukuhan ini turut dihadiri oleh Wali Kota Tangerang serta Camat Kecamatan Tangerang, yang memberikan apresiasi atas kontribusi Prof. Po Abas Sunarya dalam dunia akademik dan perkembangan teknologi.

Dies Natalis Universitas Raharja tahun ini tidak hanya menjadi perayaan institusional, tetapi juga refleksi atas komitmen perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global di era digital.

Dies Natalis Universitas Raharja tahun ini tidak hanya menjadi perayaan institusional, tetapi juga refleksi atas komitmen perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan global di era digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *