Tangerang, TERBITHARIAN.COM – Universitas Raharja kembali menorehkan prestasi melalui keberhasilannya meraih pendanaan Hibah BIMA 2025 dengan nomor kontrak SK 12534/LL4/PG/2025 dari Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Ditjen Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Pendanaan ini menjadi pendorong utama dalam realisasi Sentra Produksi Bersama (SPB) yang diresmikan pada 28 September 2025 dan berlokasi di Perumahan Kotabaru Agung, Kotabumi, Kabupaten Tangerang. Program tersebut dirancang untuk memperkuat daya saing UMKM serta menggerakkan peran aktif Karang Taruna setempat dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Rabu, 10 Desember 2025.
Program tersebut ditujukan untuk memperkuat daya saing UMKM serta menggerakkan peran aktif Karang Taruna Perumahan Kotabaru Agung dalam pembangunan ekonomi lokal. Sebagai sebuah pusat inovasi dan kolaborasi, SPB hadir membawa fasilitas produksi lengkap dan modern. Melalui hibah ini, UMKM serta pemuda Karang Taruna kini dapat memanfaatkan peralatan seperti vacuum frying, spinner, vacuum sealer, hingga timbangan digital. Kehadiran teknologi tersebut membantu meningkatkan kualitas produk, memperpanjang masa simpan, serta memenuhi standar higienitas dan ekspor.

Tidak hanya menyediakan fasilitas, Universitas Raharja juga menurunkan dosen dan mahasiswanya untuk melakukan pendampingan intensif. Dosen yang terlibat antara lain Dr. Ir. Mochamad Heru Riza Chakim, M.M, Sri Rahayu, ST.,MMSI, dan Fitra Putri Oganda, S.Kom., M.TI. Sementara mahasiswa pendamping terdiri dari Rifqa Nabila Putri, Galih Putra Cesna, dan Jihan Zanubiya. Para peserta mendapatkan pelatihan mengenai kewirausahaan, manajemen bisnis, branding, hingga strategi pemasaran digital. Upaya ini bertujuan agar UMKM tidak hanya unggul dalam produksi, tetapi juga mampu membangun identitas merek dan memasarkan produk secara profesional di era digital.
M. Heru Riza Chakim, salah satu dosen pendamping, menyampaikan harapannya,
“Kami berharap program ini dapat menjadi wadah nyata bagi UMKM dan generasi muda untuk mengembangkan kreativitas, meningkatkan kualitas produk, serta membuka peluang baru di pasar lokal maupun global. Semoga kolaborasi ini mampu mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Tangerang.” Ujarnya Heru.
Program SPB semakin kuat dengan bergabungnya PT Jagoan Ekspor sebagai mitra strategis. Perusahaan tersebut berperan memberikan akses sertifikasi, pengurusan legalitas, serta membuka jalur distribusi ke pasar internasional. Kehadiran mitra ini membuka peluang besar bagi produk-produk lokal Tangerang untuk menembus pasar global.
Pihak Universitas Raharja menegaskan bahwa keberhasilan meraih Hibah BIMA 2025 menunjukkan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi, komunitas pemuda, pemerintah, dan sektor usaha. Kolaborasi lintas sektor ini terbukti mampu menghasilkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat, khususnya UMKM.
Dengan beroperasinya Sentra Produksi Bersama, UMKM di Kabupaten Tangerang diharapkan dapat naik kelas, menciptakan peluang kerja baru, serta memberikan kontribusi signifikan dalam memperkuat perekonomian regional maupun nasional.






