Tangerang, TERBITHARIAN.COM | Pantai Indah Kapuk 2 (PIK2) melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) meluncurkan Program Beasiswa Pesisir Nusantara 2026 bagi calon mahasiswa STISNU Nusantara Tangerang (01/06/2026). Program ini mencakup Beasiswa Tahfiz Al-Qur’an dan Beasiswa Kader Penggerak PIK2 yang diperuntukkan bagi mahasiswa Program Studi Pemikiran Politik Islam (S.Sos.).

Program tersebut merupakan bagian dari komitmen PIK2 dalam membangun sumber daya manusia sebagai investasi jangka panjang bagi masa depan masyarakat di kawasan pesisir dan wilayah utara Tangerang.

Head Officer CSR PIK2, Rio, menjelaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh kemajuan infrastruktur, tetapi juga oleh kualitas manusia yang tumbuh dan berkembang bersama pembangunan tersebut.
“Program beasiswa ini merupakan bentuk investasi sosial kami untuk menyiapkan generasi masa depan. Kami berharap masyarakat di sekitar kawasan pembangunan dapat memperoleh akses pendidikan yang lebih baik sehingga mampu berkontribusi dalam pembangunan, merawat hasil-hasil pembangunan, serta turut merasakan manfaatnya secara berkelanjutan,” ujar Rio.
Menurutnya, Beasiswa Tahfiz Al-Qur’an diarahkan untuk melahirkan generasi muda yang mampu menjadi penggerak kehidupan keagamaan di tengah masyarakat.
“Kami berharap para penerima Beasiswa Tahfiz kelak dapat menjadi penggerak dalam memakmurkan masjid, menghidupkan kegiatan keagamaan, memperkuat nilai-nilai kebersamaan, menjaga kerukunan, serta merawat harmoni sosial di kawasan yang terus berkembang,” katanya.
Sementara itu, melalui Beasiswa Kader Penggerak, PIK2 ingin menyiapkan generasi muda yang memiliki kapasitas kepemimpinan dan kepedulian sosial untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan kawasan.
“Mereka diharapkan menjadi agen perubahan dan penggerak pembangunan yang mampu meningkatkan taraf hidup masyarakat, memperkuat partisipasi warga, serta memastikan bahwa manfaat pembangunan dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat,” tambahnya.
Rio menjelaskan bahwa STISNU Nusantara Tangerang dipilih sebagai mitra pelaksana karena memiliki akar sosial, keagamaan, dan kebangsaan yang kuat di tengah masyarakat.
“Kami melihat STISNU Nusantara Tangerang memiliki fondasi yang kokoh dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat. Ke depan, kawasan ini akan berkembang menjadi wilayah yang semakin maju dan multikultural. Karena itu dibutuhkan lembaga pendidikan yang mampu menyiapkan kader-kader yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak multikulturalisme, menjaga kerukunan, serta memperkuat kohesi sosial di tengah keberagaman masyarakat,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua STISNU Nusantara Tangerang, Dr. H. Muhamad Qustulani, M.A.Hum., menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan yang diberikan PIK2 kepada STISNU Nusantara Tangerang untuk menjadi mitra dalam pelaksanaan program tersebut.
Ia berharap program beasiswa ini mendapatkan respons positif dari masyarakat dan dapat terus berlanjut secara berkesinambungan setiap tahun.
“Program seperti ini sangat langka. Karena itu kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya. Semoga program ini terus berlanjut dan menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di kawasan ini,” ujarnya.
Pria yang akrab disapa Gus Fani itu menegaskan bahwa tujuan program ini bukan hanya memberikan akses pendidikan tinggi, tetapi juga membentuk kader-kader yang memiliki kepedulian sosial dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
“Kami berharap akan tercipta suatu kawasan yang masyarakatnya tidak hanya menjadi penonton pembangunan, tetapi ikut berpartisipasi, merawat, menjaga, dan merasakan manfaat pembangunan untuk kemaslahatan bersama. Para penerima beasiswa ini diharapkan menjadi bagian dari proses tersebut,” katanya.
Menurutnya, penerima Beasiswa Tahfiz diharapkan menjadi penggerak dalam memakmurkan masjid, menghidupkan kegiatan keagamaan, memperkuat ukhuwah, serta menjaga kerukunan sosial. Adapun penerima Beasiswa Kader Penggerak dipersiapkan menjadi calon pemimpin kawasan yang memiliki wawasan kebangsaan, kepedulian sosial, serta kemampuan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat.
“Mereka adalah calon-calon pemimpin masa depan. Karena itu mereka tidak hanya dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga nilai-nilai pengabdian, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial agar mampu memberikan manfaat bagi masyarakat dan daerahnya,” pungkasnya.
Pendaftaran Program Beasiswa Pesisir Nusantara 2026 dibuka pada 1–20 Juni 2026. Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mencetak generasi Qurani, intelektual, dan penggerak perubahan yang mampu berkontribusi bagi kemajuan masyarakat, menjaga harmoni sosial, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan di kawasan utara Tangerang.
(Sumber dari STISNU)







