Wisuda Ke-VII Universitas Raharja Jadi Momentum Lahirnya Generasi Berintegritas

Tangerang, TERBITHARIAN.COM — Universitas Raharja menggelar prosesi Wisuda VII secara khidmat. Sebanyak 373 wisudawan resmi dikukuhkan dalam Sidang Senat Terbuka yang berlangsung penuh makna dan sarat pesan moral mengenai tanggung jawab intelektual di tengah kehidupan masyarakat. Acara tersebut digelar di Grand Ballroom Novotel Tangerang. Senin, 25 Mei 2026.

Wisuda tersebut meliputi Program Diploma III ke-XXVI, Program Sarjana ke-XXIII, dan Program Magister ke-XI. Dari total lulusan, terdiri atas 8 lulusan Program Diploma III, 341 lulusan Program Sarjana, dan 24 lulusan Program Magister tahun akademik 2025/2026.

Bacaan Lainnya

Sidang senat dibuka oleh Ketua Senat Universitas Raharja, Prof. Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si., sementara prosesi pengukuhan wisudawan dipimpin langsung oleh Rektor Universitas Raharja.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan tari tradisional, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hingga mengheningkan cipta sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan bangsa. Suasana semakin khidmat ketika Mars Raharja dikumandangkan menandai dibukanya Sidang Senat Terbuka. Kegiatan tersebut turut dihadiri perwakilan Pemerintah Kota Tangerang, APTISI, Kepala LLDIKTI, sivitas akademika, orang tua wisudawan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Rektor Universitas Raharja, Prof. Dr. Po Abas Sunarya, M.SI

Dalam sambutannya, Rektor Universitas Raharja, Prof. Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pendidikan, melainkan awal dari pengabdian nyata kepada masyarakat.

“Wisuda bukan akhir dari proses belajar, tetapi awal pengabdian di tengah masyarakat. Lulusan Universitas Raharja harus mempunyai daya saing yang unggul,” ujarnya Po Abas Sunarya.

Ia menilai tantangan lulusan perguruan tinggi saat ini tidak hanya terletak pada kemampuan akademik, tetapi juga keberanian menghadirkan solusi konkret bagi masyarakat, daerah, dan bangsa. Menurutnya, lulusan harus mampu membawa nilai keagamaan, kemanusiaan, serta kepedulian terhadap lingkungan dalam setiap profesi yang dijalankan. Prof. Dr. Drs. Po Abas Sunarya, M.Si., juga berpesan kepada para wisudawan agar terus belajar, cepat beradaptasi, dan menjadi pribadi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga tangguh dan bermanfaat bagi masyarakat.

Menurutnya, para wisudawan kini memikul tanggung jawab moral untuk membuktikan bahwa ilmu pengetahuan tidak berhenti pada gelar akademik semata. Di tengah realitas sosial yang semakin kompleks, lulusan perguruan tinggi dituntut menjadi pribadi yang berintegritas serta memiliki kepedulian sosial yang tinggi.

“Wisuda ini adalah tonggak awal untuk memasuki kehidupan nyata. Saatnya mengimplementasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah, menyalurkan bakat sesuai kemampuan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya Po Abas Sunarya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Nirwana Nusantara, Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.TI., MM., menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak terhadap perkembangan Universitas Raharja.

“Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang terus diberikan kepada Universitas Raharja. Berkat kebersamaan ini, kami dapat terus berkembang dan berkontribusi mencetak generasi muda Indonesia yang tumbuh berkarakter,” ungkapnya Untung Rahardja.

Melalui Wisuda VII ini, Universitas Raharja kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya mencetak lulusan berijazah, tetapi juga membangun karakter, daya saing, serta orientasi pada nilai kemanusiaan dan keberlanjutan lingkungan.

Prosesi wisuda tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan akademik sejati tidak berhenti pada seremoni pengukuhan gelar, melainkan diuji dalam kehidupan nyata ketika ilmu pengetahuan, etika, dan kepedulian sosial benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat, bangsa, dan negara.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *