May Day: Perusahaan Wajib Buka Ruang untuk Buruh Disabilitas

Jakarta, TERBITHARIAN.COM | 1 Mei 2026 Momentum May Day harus menjadi pengingat bahwa perjuangan buruh adalah perjuangan semua, termasuk buruh disabilitas yang hingga hari ini masih menghadapi diskriminasi dalam dunia kerja. Akses yang terbatas, penolakan dalam rekrutmen, hingga minimnya fasilitas kerja menunjukkan bahwa keadilan belum benar-benar hadir bagi mereka.

Ketua Umum Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah DKI Jakarta, Rizki, menegaskan bahwa kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan. Dunia usaha harus berhenti menjadikan disabilitas sebagai alasan penolakan. Sudah saatnya perusahaan membuka diri dan memberikan kesempatan yang setara bagi calon pekerja disabilitas.

Menurutnya, menerima tenaga kerja disabilitas bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga tanggung jawab moral. Negara pun harus hadir dengan pengawasan yang tegas agar tidak ada lagi perusahaan yang mengabaikan hak-hak penyandang disabilitas.

“Perusahaan wajib menerima calon pegawai disabilitas. Ini bukan pilihan, tapi keharusan,” tegas Rizki.

May Day tahun ini harus menjadi titik balik. Dunia kerja harus inklusif, adil, dan terbuka untuk semua.

” Semuanya punya hak yang sama untuk bekerja, tidak terkecuali penyandang disabilitas ” tambahnya

Pemuda Muslimin Indonesia Wilayah DKI Jakarta berkomitmen untuk terus mengawal isu ini hingga keadilan benar-benar dirasakan oleh seluruh buruh tanpa terkecuali.

” Komitment kami jelas. Tidak boleh ada diskriminasi dalam dunia kerja. Baik di pemerintahan ataupun di swasta ” tutupnya.

(Sumber Ervin)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *