Hari ke-25 Ramadan, Sekitar 5.000 Jamaah Ikuti Buka Puasa Bersama di Masjid Istiqlal

Jakarta, Terbitharian.com – Masjid Istiqlal kembali dipadati jamaah pada hari ke-25 bulan suci Ramadan. Ribuan umat Muslim dari berbagai kota datang untuk merasakan suasana kebersamaan dalam kegiatan buka puasa bersama yang setiap hari diselenggarakan di masjid terbesar di Asia Tenggara tersebut. Sejak sore hari, para jamaah mulai berdatangan dengan membawa sajadah dan perlengkapan ibadah untuk menunggu waktu berbuka puasa sambil mengikuti rangkaian kegiatan keagamaan yang diselenggarakan oleh pengelola masjid. Minggu, 15 Maret 2026.

Sejak sore hari, halaman hingga area dalam masjid sudah dipenuhi jamaah yang datang secara berkelompok maupun bersama keluarga. Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Jakarta, tetapi juga dari berbagai kota di sekitarnya bahkan dari luar daerah. Mereka memanfaatkan momentum Ramadan untuk beribadah sekaligus merasakan atmosfer religius di Masjid Istiqlal.

Setiap harinya, jumlah jamaah yang mengikuti buka puasa bersama diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang. Jumlah tersebut bahkan bisa meningkat pada akhir pekan. Pada hari Sabtu dan Minggu, pengunjung yang datang diperkirakan melampaui angka 5.000 orang karena banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk berkunjung dan beribadah di Masjid Istiqlal.

Sakira, salah satu pengunjung yang datang dari Kota Tangerang, menyampaikan rasa syukurnya karena tahun ini bisa berkesempatan mengikuti buka puasa bersama ribuan jamaah di Masjid Istiqlal. Ia mengaku suasana kebersamaan dan kekhidmatan yang dirasakan membuat pengalaman berbuka puasa di masjid tersebut terasa sangat berkesan. 

“Saya sangat bersyukur bisa berbuka puasa di Masjid Istiqlal bersama ribuan jamaah lainnya. Suasananya sangat hangat dan penuh kebersamaan, apalagi ini pertama kalinya saya merasakan langsung buka puasa di sini,” ujarnya Sakira.

Selain kegiatan buka puasa bersama, Masjid Istiqlal juga menyelenggarakan program iktikaf sejak hari pertama Ramadan. Kegiatan ini menjadi salah satu ibadah yang diminati jamaah, khususnya pada malam-malam terakhir Ramadan. Diperkirakan sekitar 350 jamaah mengikuti iktikaf tahun ini, baik yang berasal dari Jakarta maupun dari luar kota.

Para jamaah yang mengikuti iktikaf biasanya menghabiskan waktu di masjid untuk memperbanyak ibadah seperti salat malam, membaca Al-Qur’an, dan berzikir. Kehadiran mereka menambah suasana khusyuk dan penuh kekhidmatan di Masjid Istiqlal, terutama menjelang malam-malam terakhir Ramadan yang diyakini memiliki keutamaan besar bagi umat Muslim.

Ramainya jamaah yang datang menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat dalam memakmurkan masjid selama Ramadan. Bagi banyak orang, Masjid Istiqlal bukan hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga simbol persatuan umat yang mempertemukan jamaah dari berbagai daerah dalam suasana kebersamaan dan spiritualitas yang kuat.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *