UPH Gelar Pengukuhan Guru Besar dan Orasi Ilmiah, Prof. Ardi Soroti Peran Strategis SDM di Era Transformasi

Tangerang, TERBITHARIAN.COM – Universitas Pelita Harapan (UPH) kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan tinggi unggulan melalui penyelenggaraan upacara akademik pengukuhan guru besar yang berlangsung khidmat dan penuh makna di Grand Chapel, UPH Lippo Village. Kegiatan ini tidak hanya menjadi simbol pencapaian tertinggi dalam karier akademik seorang dosen, tetapi juga mencerminkan dedikasi, integritas, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan pendidikan nasional. Pengukuhan guru besar merupakan tonggak penting yang menunjukkan keberhasilan institusi dalam melahirkan akademisi berkelas dunia yang mampu memberikan dampak signifikan bagi masyarakat. Dalam konteks globalisasi dan transformasi digital yang semakin pesat, peran perguruan tinggi seperti UPH menjadi sangat strategis dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, inovatif, serta berdaya saing tinggi. Oleh karena itu, momen ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi individu yang dikukuhkan, tetapi juga bagi seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas yang turut merasakan kontribusi dari karya-karya ilmiah yang dihasilkan. Senin, 20 April 2026.

Kegiatan ini dirangkaikan dengan pengukuhan lima guru besar dari berbagai bidang keilmuan yang berbeda, yaitu Prof. Dr. Drs. Thomas Tokan Pureklolon, M.P.H., M.M., M.Si., Prof. Dr. Ir. Drs. Khoe Yao Tung, M.M., M.Kom., M.Sc.Ed., M.Ed., D.Th., Prof. Dr. Juliana, S.E., M.M., CPHCM., CMSP., CBQM., Prof. Dr. Tanggor Sihombing, B.A., M.B.A., serta Prof. Dr. Drs. Ardi, M.M.S.I., Ak., CA.. Kelima akademisi tersebut berasal dari bidang Ilmu Politik, Ilmu Pendidikan, Manajemen Hospitality dan Tourism, Akuntansi dan Forensik, serta Manajemen Sumber Daya Manusia. Momentum ini menjadi bukti nyata bahwa UPH terus berkontribusi dalam menghasilkan pemikir-pemikir unggul yang tidak hanya berperan di tingkat nasional, tetapi juga memiliki potensi untuk memberikan dampak di tingkat global.

Acara ini dirangkaikan dengan orasi ilmiah yang disampaikan oleh Prof. Dr. Drs. Ardi, M.M.S.I., Ak., CA., sebagai bagian dari prosesi akademik yang sarat makna dan refleksi ilmiah. Acara diawali dengan prosesi resmi yang diikuti oleh jajaran pimpinan universitas dan sivitas akademika dengan mengenakan toga akademik lengkap. Momentum ini menandai pencapaian tertinggi dalam jenjang akademik, sekaligus menjadi simbol pengakuan atas kontribusi ilmiah yang telah diberikan oleh seorang akademisi dalam bidang keilmuannya.

Dalam orasi ilmiahnya yang bertajuk “Embrace the Corruption”, Prof. Ardi mengangkat isu penting dalam bidang manajemen sumber daya manusia, khususnya terkait tantangan integritas, etika, dan adaptasi di tengah arus transformasi digital dan globalisasi. Ia menekankan bahwa pengelolaan SDM yang efektif tidak hanya berfokus pada kompetensi teknis, tetapi juga pada pembentukan karakter dan nilai moral.

“Di era disrupsi saat ini, organisasi membutuhkan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kepemimpinan, dan kemampuan adaptif yang tinggi,” ungkapnya dalam pidato yang disambut antusias oleh para peserta.

Pengukuhan guru besar ini tidak hanya menjadi pencapaian personal, tetapi juga menjadi inspirasi bagi sivitas akademika untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi. Kegiatan ini sekaligus memperkuat posisi UPH sebagai institusi pendidikan yang berkomitmen dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing global.

Pada kesempatan tersebut, turut hadir Prof. Dr. Ir. Untung Rahardja, M.T.I., M.M., yang merupakan Guru Besar dari Universitas Raharja. Kehadiran beliau menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap pengukuhan guru besar serta mempererat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam mendorong kemajuan pendidikan dan riset di Indonesia. Sebagai akademisi yang dikenal aktif dalam pengembangan inovasi dan teknologi pendidikan, kehadiran Prof. Untung Rahardja turut menambah nilai strategis dalam momentum akademik tersebut.

Antusiasme peserta terlihat dari suasana yang penuh perhatian sepanjang acara, serta interaksi yang aktif dalam sesi diskusi. Hal ini menunjukkan bahwa topik yang diangkat memiliki relevansi tinggi terhadap kondisi nyata di dunia kerja dan organisasi modern.

Melalui kegiatan ini, UPH diharapkan dapat terus melahirkan pemikir-pemikir unggul yang mampu memberikan solusi inovatif dan berdampak bagi masyarakat luas, khususnya dalam menghadapi tantangan di era transformasi digital.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *